Kamis, 27 Oktober 2011

indonesia KU

Negara Manakah Yang Paling Kaya di Bumi Ini?

Banyak sebenarnya yang tidak tahu dimanakah negara terkaya di planet bumi ini, ada yang mengatakan Amerika, ada juga yang mengatakan negera-negara di Timur Tengah.
Tidak salah sebenarnya, contohnya Amerika, negara super power itu memiliki tingkat kemajuan teknologi yang hanya bisa disaingi segelintir negara, contoh lain lagi adalah negara-negara di Timur Tengah. Rata-rata negara yang tertutup gurun pasir dan cuaca yang menyengat itu mengandung jutaan barrel minyak yang siap untuk diolah.
Tapi itu semua belum cukup untuk menyamai negara yang satu ini. Bahkan Amerika dan negara-negara Timur Tengah serta Uni Eropa-pun tak mampu menyamainya.  Dan inilah negara terkaya di planet bumi yang luput dari perhatian warga bumi lainnya. Warga negara ini pastilah bangga jika mereka tahu. Tapi sayangnya mereka tidak sadar "berdiri di atas berlian" langsung saja kita lihat profil negaranya.
 

Negara Republik Indonesia

http://4.bp.blogspot.com/_97RPDJSidlw/SQnVkvyWuhI/AAAAAAAABAw/O0abvwb0eyE/s400/indonesia_bendera.jpg
Wooww... Apa yang terjadi? Apakah penulis salah? Tapi dengan tegas penulis nyatakan bahwa negara itulah sebagai negara terkaya di dunia. Tapi bukankah negara itu sedang dalam kondisi terpuruk? Hutang dimana-mana, kemiskinan, korupsi yang meraja lela, kondisi moral bangsa yang kian menurun serta masalah-masalah lain yang sedang menyelimuti negara itu.

Baiklah mari kita urai semuanya satu persatu sehingga kita bisa melihat kekayaan negara ini sesungguhnya.

1. Negara ini punya pertambangan emas terbesar dengan kualitas emas terbaik di dunia.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg35owx7YqjlrqcXJm2XJAAiKK0QJ4RewwbY1rMWQgj3sVM-H3GSaMzwN_lYn_ewyvFb87h0B_aD5h-mmOW3e0p27mkpobHBIzetbbTgk059-gWwq4mnx0yRotg2vReBw_y9jBqX9yONnJm/s400/mining.jpg

Apa saja kandungan yang terdapat di tambang di Freeport? ketika pertambangan ini dibuka hingga sekarang, pertambangan ini telah mengasilkan 7,3 juta ons tembaga dan 724,7 juta ons emas.  Yang mau bantu penulis untuk menghitung nilai tersebut dipersilahkan. Hitunglah sendiri dan Anda akan tercengang dengan nilainya.

Lalu siapa yang mengelola pertambangan ini? Bukan negara ini tapi Amerika! Prosentasenya adalah 1% untuk negara pemilik tanah dan 99% untuk Amerika sebagai negara yang memiliki teknologi untuk melakukan pertambangan disana.
Bahkan ketika emas dan tembaga disana mulai menipis ternyata dibawah lapisan emas dan tembaga tepatnya di kedalaman 400 meter ditemukan kandungan mineral yang harganya 100 kali lebih mahal dari pada emas, ya.. dialah URANIUM!
Bahan baku pembuatan bahan bakar nuklir itu ditemukan disana. Belum jelas jumlah kandungan uranium yang ditemukan disana, tapi kabar terakhir yang beredar menurut para ahli kandungan uranium disana cukup untuk membuat pembangkit listrik Nuklir dengan tenaga yang dapat menerangi seluruh bumi hanya dengan kandungan uranium disana.
Freeport banyak berjasa bagi segelintir pejabat negeri ini, para jenderal dan juga para politisi nakal, yang bisa menikmati hidup dengan bergelimang harta dengan memiskinkan bangsa ini



2. Negara ini punya cadangan gas alam TERBESAR DI DUNIA! tepatnya di Blok Natuna.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjjlitp9ppRHHj-Jtzly8eKgqMFOeCjKbaZk9Tk6ziSxSO-RIp5fYxgo1Y9UPjShc65hXHz4pVPxX8vAu3FDrAnV-nD3-h2RvdU0ikbZCUegTx0AgSSNrDPsiBspCCM6wnuZ4Ot8SeiguCn/s400/2sbv7o1.jpg

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh7pb5rBrUQQ9VjCCcwlvKw5nOfaiR3G2jJljifhZM2BsTsS6WnOL7zzXODlredumUE5wpm361CjQpJY-qqLRj_cgMqLM6URtv8XrS1jAHaUrld_Fy79QGG1ZpAOCqXOJR2ASf7GmgJ3WdN/s320/2laa89v.jpg
Berapa kandungan gas di blok natuna? Blok Natuna D Alpha memiliki cadangan gas hingga 202 TRILIUN kaki kubik!! dan masih banyak Blok-Blok penghasil tambang dan minyak seperti Blok Cepu dll. DIKELOLA SIAPA? EXXON MOBIL! dibantu sama Pertamina.

3. Negara ini punya Hutan Tropis terbesar di dunia.

Hutan tropis ini memiliki luas 39.549.447 Hektar, dengan keanekaragaman hayati dan plasmanutfah terlengkap di dunia.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjzQqEjQlvI-tuU8fMXBgEtkYZo6TgkYNuJfiOPDSgLR5WzVr9oo2rw_CZypNd_K5L2_hOyw74l_wXio1Cq_nCCBLgQWz2iEjMnjZ4qlu0R83uqbijO2iCsthjYafbcnctwG1mXJ4eu6KW7/s400/pwyls.jpg
Letaknya di pulau Sumatra, Kalimantan dan Sulawesi. Sebenarnya jika negara ini menginginkan kiamat sangat mudah saja buat mereka. Tebang saja semua pohon di hutan itu maka bumi pasti kiamat.
Karena bumi ini sangat tergantung sekali dengan hutan tropis ini untuk menjaga keseimbangan iklim karena hutan hujan amazon tak cukup kuat untuk menyeimbangkan iklim bumi.
Dan sekarang mereka sedikit demi sedikit telah menghancurkanya hanya untuk segelintir orang yang punya uang untuk perkebunan dan lapangan Golf. Sungguh sangat ironis sekali.

4. Negara ini punya Lautan terluas di dunia.

Dikelilingi dua samudra, yaitu Pasifik dan Hindia hingga tidak heran memiliki jutaan spesies ikan yang tidak dimiliki negara lain.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhqcFsg9Dw2Agfd5duqZjnojdOu2gatrF6h_uBwI3LyXKGaL9wx1rgrSDq4y6GZayft2r1TuhKwrGhRPKICKT4hNm2ItViSoDKQgIMf_AU326QmRW4ynKF9Cd9k0fg7Bp7-0nKcJrcNnmqM/s320/b3ooxz.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjs4fuCYZz5qHbPdOqCmxjFLg2BdWMf8Gnv93YqLNbg7xHlkmLm9fY01YhXlkhmttY2e_4m7HmhOvkWO7_YK4XAFoFD7fiyBD1GzXmmEupHyp5hZRjpBI217rwhacPCo72LhHWyk2lazRMU/s320/tuna.jpg
Saking kaya-nya laut negara ini sampai-sampai negara lain pun ikut memanen ikan di lautan negara ini.

5. Negara ini punya jumlah penduduk terbesar ke 4 didunia.

Dengan jumlah penduduk segitu harusnya banyak orang-orang pintar yang telah dihasilkan negara ini, tapi pemerintah menelantarkan mereka-mereka. Sebagai sifat manusia yang ingin bertahan hidup tentu saja mereka ingin di hargai.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg21Ock9m5nKewAS-i5zh0TGgFkhmP7CdfbfkIor5FctY9lPX6RBPvz8WTSOCiWC1XjJ02bsA7HdDfrIlcqGPY-olDTFGH5nt7RuslQVH0OPQSJnutvJ9KqsQxOXuVJfbbFRkSn1DyPPXKf/s400/hibmasa.gif
Jalan lainnya adalah keluar dari negara ini dan memilih membela negara lain yang bisa menganggap mereka dengan nilai yang pantas.


6. Negara ini memiliki tanah yang sangat subur.

Karena memiliki banyak gunung berapi yang aktif menjadikan tanah di negara ini sangat subur, terlebih lagi negara ini dilintasi garis khatulistiwa yang banyak terdapat sinar matahari dan hujan.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh4PDRUcHlQSzSIqbDyqDME7VpmGxJIH2GgmzXxKtShtn7vTxcUSa-6-bu77TCA_NGtkl4ifktKmlu_l1TTrGoBFraPl_JHZWYEsJk9n4r4HlfsU-QqZ2AqWQX1Uq-r4TPtgc6xa8LEdIkW/s400/sawah.jpg
Jika dibandingkan dengan negara-negara Timur Tengah yang memiliki minyak yang sangat melimpah negara ini tentu saja jauh lebih kaya. Coba kita semua bayangkan karena hasil mineral itu tak bisa diperbaharui dengan cepat.
Dan ketika seluruh minyak mereka telah habis maka mereka akan menjadi negara yang miskin karena mereka tidak memiliki tanah sesubur negara ini yang bisa ditanami apapun juga. "Bahkan tongkat kayu dan batu jadi tanaman."

7. Negara ini punya pemandangan yang sangat eksotis dan lagi-lagi tak ada negara yang bisa menyamainya.

Dari puncak gunung hingga ke dasar laut bisa kita temui pemandangan yang sangat indah di negara ini.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiwiYbaOXZ8p6z1EYipRpg4YyhFpK2rNROTdehvqACgSSa6eAfve3ChLWM7WI0PZLnj6SV_KMTVGNPwmVAQ-huZr4ZhX6R57ys9NZpljyJnjyKqaVIsrFGkCclYgn3HEMzGHxcpiRQJ8qs7/s400/bali.jpg


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjPz_qcXEgMhnaRtBAx35ieQuy91pD9g1fdAJyHM-Rl9cLTx_v4WXl8bFMjpN0FT7sPWiICuRRyC1V0wAgg2ptHV-uVnDW_Y-7iJ6Pz8pqdNWUYdwoPsuxZotHcqLwe_RMzLpa0srST_NQE/s400/borobudur-temple-292612-lw.jpg

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh9nz0jrvwz8_x6eTbGxi5pB49R2H9ojyIegt8zrJC-MlUwctqwOh00vmFdWqV7T_K3itD_aUz1qLtzEArgbmX9OnAwvWnSUyAd7sA9Apo_McOqEqUQq_RUE784LiRPxlxbgNzKv3WL1BPY/s400/kelimutu-lake.jpg

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhId-myj_0hXrVxgIyrlyTY5_ZaFX1_1SygFvkbMOrr9aodKpBWEJH_bboqSyxq3OK5U7pueO-B6_9hK48B0VyFsQihyphenhyphenrUic4cmLknGfeCMABs62MuuYn9b2Nv7CT5mdbblFxavPkA8V66I/s400/raja+ampat.jpg

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiiLlmjbwhWMWQCpBe_axDTPnRpZehdwFayMCFWdYMDJV1xk3hluW3zPnCXBw1lVMHz9Xwjslx3QkRhP5Aplo1KtAfW9jyw5cWNL25HcsBSbDfh_vYlO2cUe2GUEEhOAoL2xG8UjWgsJFLa/s400/prambanan.jpg



Negara ini sangat amat kaya sekali, tak ada bangsa atau negara lain sekaya INDONESIA! tapi apa yang terjadi?

 
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjPK4BNOM0RgzYyZ7d2tocEWQkVGuPO1GP4mOF0isELRoOiam17LwnT3QyvyVfzW-7E_AGXJX6P6mHtyiLNUEAKFA10tPio27DPZv11JosiSPi0OuG78m-H9pDPjvOYWYrbk65rp2l7cxov/s400/gelandangan.jpg


Untuk EXXON MOBIL OIL, FREEPORT, SHELL, PETRONAS dan semua PEJABAT NEGARA yang menjual kekayaan Bangsa untuk keuntungan negara asing, diucapkan TERIMA KASIH.

Sebuah cerita mungkin akan bisa menggambarkan indonesia saat ini silahkan disimak.
 

Ketika Tuhan Menciptakan Indonesia

Suatu hari Tuhan tersenyum puas melihat sebuah planet yang baru saja diciptakan- Nya. Malaikat pun bertanya, "Apa yang baru saja Engkau ciptakan, Tuhan?" "Lihatlah, Aku baru saja menciptakan sebuah planet biru yang bernama Bumi," kata Tuhan sambil menambahkan beberapa awan di atas daerah hutan hujan Amazon. Tuhan melanjutkan, "Ini akan menjadi planet yang luar biasa dari yang pernah Aku ciptakan. Di planet baru ini, segalanya akan terjadi secara seimbang".

Lalu Tuhan menjelaskan kepada malaikat tentang Benua Eropa. Di Eropa sebelah utara, Tuhan menciptakan tanah yang penuh peluang dan menyenangkan seperti Inggris, Skotlandia dan Perancis. Tetapi di daerah itu, Tuhan juga menciptakan hawa dingin yang menusuk tulang.

Di Eropa bagian selatan, Tuhan menciptakan masyarakat yang agak miskin, seperti Spanyol dan Portugal, tetapi banyak sinar matahari dan hangat serta pemandangan eksotis di Selat Gibraltar.

Lalu malaikat menunjuk sebuah kepulauan sambil berseru, "Lalu daerah apakah itu Tuhan?" "O, itu," kata Tuhan, "itu Indonesia. Negara yang sangat kaya dan sangat cantik di planet bumi. Ada jutaan flora dan fauna yang telah Aku ciptakan di sana. Ada jutaan ikan segar di laut yang siap panen. Banyak sinar matahari dan hujan. Penduduknya Ku ciptakan ramah tamah,suka menolong dan berkebudayaan yang beraneka warna. Mereka pekerja keras, siap hidup sederhana dan bersahaja serta mencintai seni."

Dengan terheran-heran, malaikat pun protes, "Lho, katanya tadi setiap negara akan diciptakan dengan keseimbangan. Kok Indonesia baik-baik semua. Lalu dimana letak keseimbangannya? "
Tuhan pun menjawab dalam bahasa Inggris, "Wait, until you see the id***s I put in the government." (tunggu sampai Saya menaruh 'id***s2' di pemerintahannya).






Dan sebagai rasa terima kasih untuk Kemerdekaan Indonesia yang ke 65 tahun, kami pemuda-pemudi Indonesia memberikan penghargaan sebesar-besarnya kepada pejuang yang telah mengorbankan darah dan air mata mereka untuk bangsa yang tidak tahu terima kasih ini.


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi8IYQUNrhhr63q7Y2dBNTCYm4JP57cDUdY21T6iRpFZdveiMzr-ZVQ-KWNwbCi24KSFkvL9ZSfWoVqy-NTqI2TXL1ta_Mm-XcjSMM-wWy-dyAYd0O_pjA8Mu96Jz8YEX7lpiWHJ-FPn3SN/s400/veteran.jpg

"Indonesia tanah air beta
disana tempat lahir beta,
dibuai dibesarkan bunda,
Tempat berlindung di hari Tua...
HIngga nanti menutup mata"
 

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjisw0OPFMcBmRripeWYVpcLYLFlmMflekBMLqEJoATKKVGN8TaBQaZbktT7xUVhlf-xHQUTXmISt-ToazTlzrH44M4nxdJGZ7eWHt7zcHnJdCuNqfuuVnqLhN8CLQC1qUoKVVxTnsa-DAG/s400/bendera-indonesia+%281%29.jpg

HIDUPLAH INDONESIA RAYA......!!!!!!
Memperingati HUT RI ke 65 Tahun
17 Agustus 1945 - 17 Agustus 2010

MERDEKA....!!!!!

Postingan ini di muat ulang dengan menambahkan dan menyajikanya secara berbeda dengan versi aslinya oleh penulis (suranegara). Sumber asli ditulis oleh Serikatjomblo dengan thread aslinya di Negara Paling Kaya Sedunia ! USA KALAH..Uni Eropa Menyerah !

Rabu, 26 Oktober 2011

Einsten Menjawab

Kebodohan Profesor yang Menganggap Agama Sebuah Mitos Terjawab Sudah
 Inspirasi Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada?
Apakah kejahatan itu ada?
Apakah Tuhan menciptakan kejahatan? Seorang Profesor dar sebuah universitas terkenal menantang mahasiswa-mahasiswa nya dengan pertanyaan ini.
Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada?".

Seorang mahasiswa dengan berani menjawab"Betul, Dia yang menciptakan semuanya
" Tuhan menciptakan semuanya?" Tanya professor sekali lagi.
"Ya, Pak, semuanya" kata mahasiswa tersebut. Profesor itu menjawab Jika Tuhan menciptakan segalanya, berarti Tuhan menciptakan Kejahatan. Karena kejahatan itu ada, dan menurut prinsip kita bahwa pekerjaan kita menjelaskan siapa kita, jadi kita bisa berasumsi bahwa Tuhan itu adalah kejahatan."

Mahasiswa itu terdiam dan tidak bisa menjawab hipotesis professor tersebut.
Profesor itu merasa menang dan menyombongkan diri bahwa sekali lagi dia telah membuktikan kalau agama itu adalah sebuah mitos
Mahasiswa lain mengangkat tangan dan berkata, "Profesor, boleh saya bertanya sesuatu?"

Tentu saja," jawab si Profesor Mahasiswa itu berdiri dan bertanya,
"Profesor apakah dingin itu ada ?
Pertanyaan macam apa itu? Tentu saja dingin tu ada.
Apakah kamu tidak pernah sakit flu?" Tanya si professor diiringi tawa mahasiswa lainnya

Mahasiswa itu menjawab"Kenyataannya, Pak, dingin itu tidak ada Menurut hukum fisika, yang kita anggap dingin tu adalah ketiadaan panas. Suhu -460F adalah ketiadaan panas sama sekali. Dan semua partikel menjadi diam dan tidak bisa bereaks pada suhu tersebut.
Kita menciptakan kata dingin untuk mendeskripsikan ketiadaan panas." Mahasiswa itu melanjutkan,
"Profesor, apakah gelap itu ada ?

Profesor itu menjawab, tentu saja gelap itu ada

Mahasiswa itu menjawab"Sekali lagi anda salah, Pak.Gelap itu juga tidak ada. Gelap adalah keadaan dimana tidak ada cahaya. Cahaya bisa kita pelajari, gelap tidak.""Kita bisa menggunakan prisma Newton untuk memecahkan cahaya menjadi beberapa warna dan mempelajari berbagai panjang gelombang setiap warna.""Tapi Anda tidak bisa mengukur gelap Seberapa gelap suatu ruangan diukur dengan berapa intensitas cahaya di ruangan tersebut
Kata gelap dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan cahaya.
" Akhirnya mahasiswa itu bertanya,
"Profesor apakah kejahatan itu ada?"
Dengan bimbang professor itu menjawab Tentu saja, seperti yang telah kukatakan sebelumnya. Kita melihat setiap hari di Koran dan TV. Banyak perkara kriminal dan kekerasan di antara manusia. Perkara-perkara tersebut adalah manifestasi dari kejahatan." tersebut adalah manifestasi dari kejahatan." Terhadap pernyataan ini mahasiswa itu menjawab.

"Sekali lagi Anda salah, Pak. Kejahatan itu tidak ada. Kejahatan adalah ketiadaan Tuhan Seperti dingin atau gelap, kajahatan adalah kata yang dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan Tuhan.""Tuhan tidak menciptakan kejahatan.
Kejahatan adalah hasil dari tidak hadirnya Tuhan di hati manusia.
Seperti dingin yang timbul dari ketiadaan panas dan gelap yang timbul dari ketiadaan cahaya." Profesor itu terdiam.
Dan mahasiswa itu adalah
"Albert Einstein"



Filsafat

Filsafat secara harfiah berasal kata Philo berarti cinta, Sophos berarti ilmu atau hikmah, jadi filsafat secara istilah berarti cinta terhadap ilmu atau hikmah. Pengertian dari teori lain menyatakan kata Arab falsafah dari bahasa Yunani, philosophia: philos berarti cinta (loving), Sophia berarti pengetahuan atau hikmah (wisdom), jadi Philosophia berarti cinta kepada kebijaksanaan atau cinta pada kebenaran. Pelaku filsafat berarti filosof, berarti: a lover of wisdom. Orang berfilsafat dapat dikatakan sebagai pelaku aktifitas yang menempatkan pengetahuan atau kebijaksanaan sebagai sasaran utamanya. Ariestoteles (filosof Yunani kuno) mengatakan filsafat memperhatikan seluruh pengetahuan, kadang-kadang disamakan dengan pengetahuan tentang wujud (ontologi). Adapun pengertian filsafat mengalami perkembangan sesuai era yang berkembang pula. Pada abad modern (Herbert) filsafat berarti suatu pekerjaan yang timbul dari pemikiran. Terbagi atas 3 bagian: logika, metafisika dan estetika (termasuk di dalamnya etika).

Filsafat menempatkan pengetahuan sebagai sasaran, maka dengan demikian pengetahuan tidak terlepas dari pendidikan. Jadi, filsafat sangat berpengaruh dalam aktifitas pendidikan seperti manajemen pendidikan, perencanaan pendidikan, evaluasi pendidikan, dan lain-lain. Karena ada pengaruh tersebut, maka dalam makalah ini mencoba untuk membahas tentang keterkaitan paradigma aliran-aliran filsafat tersebut dengan kajian pendidikan khususnya manajemen pendidikan.
KORELASI TEORI FILSAFAT DENGAN MANAJEMEN PENDIDIKAN
(Positivisme, Interpretivisme, Teori Kritis, Postmodernisme dan Prophetivisme)

Aliran Positivisme dan Sejarahnya
Aguste Comte dilahirkan pada tahun 1798 di kota Monpellir Perancis Selatan, ayah dan ibunya menjadi pegawai kerajaan dan merupakan penganut Agama Katolik yang cukup tekun. Ia menikah dengan seorang pelacur bernama Caroline Massin yang kemudian dia menyesali perkawinan itu. Dia pernah mengatakan bahwa perkawinan itu adalah satu-satunya kesalahan terbesar dalam hidupnya. Dari kecil pemikiran-pemikiran Comte sudah mulai kelihatan, kemudian setelah ia menyelesaikan sekolahnya jurusan politeknik di Paris 1814-1816, dia diangkat menjadi sekretaris oleh Saint Simon yaitu seorang pemikir yang dalam merespon dampak negatif reinaisance menolak untuk kembali pada abad pertengahan akan tetapi harus direspon dengan menggunakan basis intelektual baru, yaitu dengan brfikir empirik dalam mengkaji persoalan-persoalan realitas sosial.

Dalam membangun teori sosiologi Comte lebih memilih unit analisa makro (obyektif) dan bukan individu, dalam hal ini entits yang lebih besar seperti keluarga, struktur sosial dan perubahan sosial. Ia menganjurkan untuk keluar dari pemikiran abstrak dan melakukan riset dengan melakukan eksperimentasi dan analisis perbandingan sejarah. Comte pada intinya berargumentasi bahwa gagasan terdahulu yang mendasari pengembangan struktur masyarakat maupun negara, atas dasar pemikiran spekulatif, sudah tidak releven dengan adanya teori positivistik. Dalam logika Comte sejarah manusia adalah perkembangan bertahap dari cara berfikir manusia itu sendiri. Dengan berargumen bahwa dengan pemikiran empirik rasional dan positiv maka manusia akan mampu menelaskan realitas kehidupan tidak secara spekulatif melainkan secara konkrit, pasti bahkan mutlak kebenaranya.
INTERPRETIVISME
Paradigma Interpretivisme diturunkan dari Germanic Philosophical Interests yang menekankan pada peranan bahasa, interpretasi, dan pemahaman. Paradigma ini menggunakan cara pandang para nominalis dari paham nominalism yang melihat teori dan praktik akuntansi sebagai sesuatu yang tidak lain adalah label, nama, atau konsep yang digunakan untuk membangun realitas.
Pokok pikiran filsafat beraliran interpretivisme diantaranya adalah sebagai berikut:
•    Tidak ada tindakan irasional, semua rasional bagi pelaku.
•    Orang bertindak tidak lepas dari makna yang mereka miliki .
•    Pemaknaan/penilaian setiap orang berbeda karena memiliki dunia makna yang berbeda.
•    Dunia makna setiap orang ditentukan oleh pengalaman.
•    Sesuatu yang terjadi adalah prosuk pengalaman.
•    Satu-satunya makhluk yang bebas menciptakan adalah manusia.
•    Manusia selalu dalam proses menjadi “sesuatu”.
TEORI KRITIS
Teori kritis adalah anak cabang pemikiran marxis dan sekaligus cabang marxisme yang paling jauh meninggalkan Karl Marx (Frankfurter Schule). Cara dan ciri pemikiran aliran Frankfurt disebut ciri teori kritik masyarakat “eine Kritische Theorie der Gesselschaft”. Teori ini mau mencoba memperbaharui dan merekonstruksi teori yang membebaskan manusia dari manipulasi teknokrasi modern. Ciri khas dari teori kritik masyarakat adalah bahwa teori tersebut bertitik tolak dari inspirasi pemikiran sosial Karl Marx, tapi juga sekaligus melampaui bangunan ideologis marxisme bahkan meninggalkan beberapa tema pokok Marx dan menghadapi masalah masyarakat industri maju secara baru dan kreatif.

Teori Kritis menjadi disputasi publik di kalangan filsafat sosial dan sosiologi pada tahun 1961. Konfrontasi intelektual yang cukup terkenal adalah perdebatan epistemologi sosial antara Adorno (kubu Sekolah Frankfurt - paradigma kritis) dengan Karl Popper (kubu Sekolah Wina - paradigma neo positivisme/neo kantian). Konfrontasi berlanjut antara Hans Albert (kubu Popper) dengan Jürgen Habermas (kubu Adorno). Pembebasan manusia dari segala belenggu penghisapan dan penindasan berangkat dari konsep kritik. Konsep kritik sendiri yang diambil oleh Teori Kritis berangkat dari 4 (empat sumber) kritik yang dikonseptualisasikan oleh Immanuel Kant, Hegel, Karl Marx dan Sigmund Freud. Kritik dalam pengertian pemikiran Kantian adalah kritik sebagai kegiatan menguji kesahihan klaim pengetahuan tanpa prasangka. Kritik dalam pengertian Hegel didefinisikan sebagai refleksi diri atas tekanan dan kontradiksi yang menghambat proses pembentukan diri-rasio dalam sejarah manusia. Kritik dalam pengertian Marxian berarti usaha untuk mengemansipasi diri dari alienasi atau keterasingan yang dihasilkan oeh hubungan kekuasaan dalam masyarakat. Kritik dalam pengertian Freudian adalah refleksi atas konflik psikis yang menghasilkan represi dan memanipulasi kesadaran. Adopsi Teori Kritis atas pemikiran Freudian yang sangat psikologistik dianggap sebagai pengkhianatan terhadap ortodoksi marxisme klasik.

Berbeda dengan pendahulunya, Habermas optimis bahwa usaha manusia untuk menjadi rasional akan membuahkan hasil yang positif. Baginya manusia dapat melakukan emansipasi dan lepas dari irasionalitas. Ia membuat terobosan bagi kemacetan Teori Kritis dengan menunjukkan jalan yang tak terlihat oleh para pendahulunya.

POSTMODERNISME
Awal abad 20. Merupakan suatu aliran alternatif yang menawarkan style karya dan pemaknaan yang keluar dari pakem konservatif dan sebagai bentuk pemikiran yang kontradiktif terhadap peradapan hasil bentukan zaman pencerahan. Postmodernisme ini menekankan untuk kembali pada nilai- nilai lama.
Gagasan Utama: 
  • Skeptisisme terhadap gagasan yang di bawa oleh peradaban modern;
  • Keyakinan bahwa segala bentuk komunikasi adalah hasil bentukan dari bias-bias cultural;
  • Pemaknaan dan pengalaman diciptakan oleh individu;
  • Dominasi media massa;
  • Globalisasi sebagai bentuk masyarakat yang memiliki pluralitas budaya dan nilai yang saling terhubung.
 Tokoh-tokohnya: 
  • Michel Foucault berangkat dari strukturalisme namun pada saat yang sama dia juga menolak (melawan) strukturalisme, dan menyadari bahwa sebuah pengetahuan didefenisikan dan dirubah oleh operasionalisasi sebuah kekuasaan (power) ;
  • Jean-François Lyotard menekankan pada peran dari naratif dalam kebudayaan manusia, yang dapat membuat suatu perubahan saat memasuki situasi posmodern, dan dia meyakini bahwa suatu kebenaran merupakan hasil kesepakatan, sehingga tidak ada hal yang benar-benar mendasari suatu kebenaran (anti-foundationalist) dan terkenal dengan language games-nya.
  • Jacques Derrida (1930) terkenal dengan dekonstruksinya. Pada awalnya adalah penemu dan penganut awal dekonstruksi. Dekonstruksi merupakan analisis tekstual yang dapat diterapkan dalam berbagai tulisan, dimana dia menganggap filosofi tidak lebih dari sebuah literatur yang kreatif. Menurutnya filosofi adalah bagian yang paling penting dari sebuah tulisan, tergantung pada sebuah operasionalisasi ekspresi imajinatif
PROPHETIVISME
Paradigma prophetivisme adalah aliran filsafat baru, namun terimplementasikan pada kehidupan masyarakat sudah lebih ratusan tahun, hanya saja mendapatkan tempat sebagai sebuah aliran filsafat pada masa kini.  Prophet artinya utusan/nabi/rasul, pada umumnya dikenal dengan filsafat kenabian. Sebagai landasan dalam berparadigma prophetivisme ini adalah wahyu yang dibawa Nabi atau prophet, dalam Islam secara otomatis berlandaskan al-Qur’an dan tujuannya adalah pencapaian kesempurnaan dengan tuntunan Allah SWT melalui nabi/prophet. Dengan pema’naan demikian, dapat difahami bahwa segenap perilaku kehidupan manusia berlandaskan aturan-aturan yang ada dalam al-Qur’an.

Dalam aliran ini, Allah SWT sumber kebenaran dan kebenaran yang ada pada manusia adalah bersifat relative sebagaimana pemaknaan kata AKU (Allah) kebenaran yang sempurna dan aku (Manusia) kebenaran yang relative.
KESIMPULAN
Keterkaitan aliran-aliran filsafat dalam pengaruhnya terhadap perkembangan manajemen pendidikan sangat urgen sekali, bahkan setiap implementasi manajemen pendidikan dan khususnya pendidikan Islam tidak terlepas dari pola pikir aliran-aliran filsafat tersebut.  Keterkaitan tersebut dilandasi dengan tujuan yang sama, yaitu melakukan perubahan lingkungan manusia menjadi lebih efektif dalam mencapai kesempurnaan melalui sebuah paradigma

Selasa, 25 Oktober 2011

Senin, 24 Oktober 2011

DI BALIK PERANG IRAK

DI BALIK PERANG IRAK
Rencana perang Irak, yang dilancarkan meski mendapat tentangan dari seluruh dunia, telah dipersiapkan setidaknya puluhan tahun lalu oleh para ahli strategi Israel. Dalam upayanya mewujudkan strategi pelemahan atau pemecahbelahan negara-negara Arab Timur Tengah, Israel memasukkan Mesir, Syiria, Iran dan Saudi Arabia dalam daftar sasaran berikutnya.
Saat tulisan ini disusun, Amerika Serikat (AS) telah memulai penggempuran terhadap Irak. Meskipun kenyataannya kebanyakan negara di seluruh dunia, bahkan sebagian besar sekutu AS sendiri, menentangnya, pemerintahan AS bersikukuh untuk meneruskan rencana serangannya. Ketika kita melihat apa yang ada di balik sikap keras kepala AS ini, maka Israel-lah satu-satunya yang bertanggung jawab atas pertumpahan darah dan penderitaan di Timur Tengah sejak awal abad kedua puluh. Kebijakan pemerintah Israel yang ditujukan untuk memecah-belah Irak memiliki akar sejarah yang panjang"
Rencana Israel Membagi Irak
Laporan berjudul "A Strategy for Israel in the Nineteen Eighties" (Strategi Israel di Tahun 1980-an), oleh majalah berbahasa Ibrani terbitan Departemen Informasi, Kivunim, bertujuan menjadikan seluruh kawasan Timur Tengah sebagai wilayah pemukiman Israel. Laporan tersebut, yang disusun oleh Oded Yinon - seorang wartawan Israel yang pernah dekat dengan kementrian luar negeri Israel - memaparkan skenario "pembagian Irak" sebagaimana berikut:
Irak, negeri kaya minyak yang menghadapi masalah perpecahan dalam negeri, dijamin bakal menjadi sasaran Israel. Mengakhiri riwayat Irak jauh lebih penting bagi kita ketimbang Syria" Sekali lagi, Irak pada intinya tidaklah berbeda dengan para tetangganya, meskipun sebagian besar penduduknya adalah penganut Syi'ah dan sebagian kecil Sunni yang menguasai pemerintahan. Enam puluh lima persen penduduknya tidak memiliki andil dalam politik di negara di mana sekelompok elit berjumlah 20 persen memegang kekuasaan. Selain itu terdapat minoritas Kurdi berjumlah besar di wilayah utara, dan jika bukan karena kekuatan rezim yang memerintah, angkatan bersenjatanya, dan pemasukannya dari minyak, masa depan Irak akan takkan berbeda dengan nasib Libanon di masa lalu" Dalam kasus Irak, pembagiannya menjadi sejumlah provinsi berdasarkan garis suku atau agama sebagaimana yang terjadi pada Syiria di masa kekhalifahan Utsmaniyyah adalah sesuatu yang mungkin. Jadi, tiga (atau lebih) negara kecil akan terbentuk di sekitar tiga kota utama: Basrah, Baghdad, dan Mosul; dan wilayah kaum Syi'ah di selatan akan terpisah dari wilayah kaum Sunni dan suku Kurdi di utara.
Kita hanya perlu sedikit mengingat kembali bagaimana skenario ini sebagiannya telah dilakukan pasca Perang Teluk 1991, di mana Irak secara efektif, kalau tidak secara resmi, dibagi menjadi tiga wilayah. Fakta bahwa rencana AS menduduki Irak, yang sedang dilakukan saat tulisan ini dibuat, dapat kembali mendorong terbaginya wilayah tersebut, merupakan sebuah ancaman nyata.
Peran Israel dalam Perang Teluk
Penerapan strategi Israel telah dilakukan sejak tahun 1990. Saddam Hussein menyerbu Kuwait dalam serangan mendadak pada tanggal 1 Agustus 1990, sehingga memunculkan krisis internasional. Israel menjadi pemimpin bagi kekuatan-kekuatan yang mendorong terjadinya krisis itu. Israel adalah pendukung tergigih sikap yang dianut AS menyusul serangan terhadap Kuwait. Kalangan Israel bahkan menganggap AS bersikap moderat, dan menginginkan adanya kebijakan yang lebih keras. Sedemikian jauhnya sehingga Presiden Israel, Chaim Herzog, menganjurkan agar AS menggunakan bom nuklir. Di sisi lain, lobi Israel di AS tengah berupaya untuk mendorong terjadinya serangan berskala luas atas Irak.
Seluruh keadaan ini mendorong terbentuknya pandangan di AS bahwa serangan terhadap Irak yang sedang dipertimbangkan, sesungguhnya dirancang demi kepentingan Israel. Komentator terkenal, Pat Buchanan, merangkum pandangan ini dalam kalimat " Hanya ada dua kelompok yang menabuh genderang perang di Timur Tengah - Kementrian Pertahanan Israel dan kelompok pendukungnya di Amerika Serikat." (http://www.infoplease.com/spot/patbuchanan1.html)
Israel juga telah memulai kampanye propaganda serius dalam masalah ini. Karena kampanye ini sebagian besar dilancarkan secara rahasia, maka Mossad pun terlibat pula. Mantan agen Mossad, Victor Ostrovsky, memberikan informasi penting mengenai hal ini. Menurutnya, Israel telah berkeinginan melancarkan peperangan bersama AS melawan Saddam jauh sebelum krisis Teluk. Bahkan Israel telah memulai melaksanakan rencana tersebut segera setelah berakhirnya perang Iran-Irak. Ostrovsky melaporkan bahwa departemen Perang Psikologi Mossad (LAP - LohAma Psicologit) melancarkan kampanye ampuh menggunakan teknik disinformasi. Kampanye ini ditujukan untuk menampilkan Saddam sebagai seorang diktator berdarah dan ancaman bagi perdamaian dunia. (Victor Ostrovsky, The Other Side of Deception, hlm. 252-254).
Agen Mossad Berbicara tentang Perang Teluk
Ostrovsky menjelaskan bagaimana Mossad menggunakan para agen atau simpatisan di berbagai belahan dunia dalam kampanye ini dan bagaimana, misalnya, Amnesty International atau "para penolong Yahudi sukarelawan (sayanim)" di konggres AS dikerahkan. Di antara cara yang digunakan dalam kampanye tersebut adalah rudal yang diluncurkan ke sasaran-sasaran penduduk sipil di Iran selama perang Iran-Irak. Sebagaimana dijelaskan Ostrovsky, penggunaan rudal-rudal ini oleh Mossad di kemudian hari sebagai sarana propaganda sungguh janggal, sebab rudal-rudal tersebut ternyata telah diarahkan ke sasarannya oleh Mossad, dengan bantuan informasi dari satelit AS. Setelah mendukung Saddam selama perangnya melawan Iran, Israel kini tengah berupaya menampilkannya sebagai seorang monster. Ostrovsky menulis:
Para petinggi Mossad mengetahui bahwa jika mereka dapat menjadikan Saddam terlihat sebagai sosok sangat jahat dan sebagai ancaman bagi pasokan minyak Teluk, yang hingga saat itu ia telah menjadi pelindung pasokan tersebut, maka Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya takkan membiarkan Saddam begitu saja, tapi akan membuat perhitungan yang akan menghancurkan angkatan bersenjata dan kekuatan persenjataanya, khususnya jika mereka sampai yakin bahwa ini hanyalah kesempatan terakhir mereka sebelum Saddam menggunakan senjata nuklir. (Victor Ostrovsky, The Other Side of Deception, hlm. 254)
Israel sangat bersikukuh dalam masalah ini, dan dalam kaitannya dengan Amerika Serikat, pada tanggal 4 Agustus 1990, Menteri Luar Negeri Israel, David Levy, mengeluarkan ancaman menggunakan bahasa diplomatis kepada William Brown, duta besar AS untuk Israel, dengan mengatakan bahwa Israel "menginginkan AS akan memenuhi semua tujuan-tujuan yang ditetapkan Israel untuk mereka sendiri di awal krisis teluk," dengan kata lain AS hendaknya menyerang Irak. Menurut Levy, jika AS tidak melakukannya, Israel akan melancarkannya sendiri. (Andrew and Leslie Cockburn, Dangerous Liaison, hlm. 356.)
Akan sangat menguntungkan bagi Israel jika AS terlibat perang tanpa keterlibatan apa pun di pihak Israel: dan inilah yang benar-benar terjadi.
Israel Memaksa AS Berperang
Akan tetapi, kalangan Israel terlibat secara aktif dalam perencanaan perang oleh AS. Sejumlah pejabat AS yang terlibat merancang Operation Desert Storm (Operasi Badai Gurun) menerima arahan taktis jitu dari kalangan Israel bahwa "cara terbaik melukai Saddam adalah dengan melancarkan serangan terhadap keluarganya."
Kampanye propaganda yang diilhami Mossad sebagaimana dilaporkan Ostrovsky membentuk dukungan publik yang diperlukan dalam Perang Teluk. Sekali lagi, para pembantu lokal Mossad-lah yang berperan menyulut api peperangan. Lembaga pelobi Hill and Knowlton, yang dikendalikan oleh Tom Lantos dari lobi Israel, mempersiapkan rancangan yang dramatis guna meyakinkan para anggota Konggres perihal perang melawan Saddam. Turan Yavuz, wartawan Turki terkenal, memaparkan kejadian tersebut:
9 Oktober 1990. Lembaga pelobi Hill and Knowlton mengadakan pertemuan di Konggress yang bertemakan "Kebiadaban Irak." Sejumlah "saksi mata" yang dihadirkan dalam acara itu oleh lembaga pelobi tersebut menyatakan bahwa tentara Irak membunuh bayi-bayi baru lahir di bangsal-bangsal rumah sakit. Seorang "saksi mata" memaparkan kekejaman itu dengan sangat rinci, dan mengatakan bahwa para prajurit Irak telah membunuh 300 bayi baru lahir di satu rumah sakit saja. Berita ini sungguh mengguncang para anggota Konggress tersebut. Ini menguntungkan bagi pihak Presiden Bush. Namun, belakangan diketahui bahwa saksi mata yang dihadirkan oleh lembaga pelobi Hill and Knowlton di hadapan Konggres ternyata adalah anak perempuan duta besar Kuwait untuk Washington. Kendatipun demikian, kisah yang dituturkan anak perempuan tersebut sudah cukup bagi para anggota Konggress untuk menjuluki Saddam sebagai "Hitler". (Turan Yavuz, ABD'nin Kürt Karti (The US' Kurdish Card), hlm. 307)
Hal ini mengarahkan pada satu kesimpulan saja: Israel berperan penting dalam kebijakan Amerika Serikat untuk melancarkan perang pertamanya terhadap Irak. Perang yang kedua tidaklah banyak berbeda.
Alih-Alih "Perang terhadap Terorisme"
Berlawanan dengan keyakinan masyarakat luas, rencana untuk menyerang Irak dan menggulingkan rezim Saddam Hussein dengan kekuatan senjata telah dipersiapkan dan dicanangkan dalam agenda Washington sejak lama sebelum dilancarkannya "perang mewalan terror," yang mengemuka pasca peristiwa 11 September. Isyarat pertama adanya rencana ini mengemuka pada tahun 1997. Sekelompok ahli strategi pro-Israel di Washington mulai memunculkan skenario penyerangan atas Irak dengan memanfaatkan lembaga think-tank "konservatif baru", yang dinamakan PNAC, Project for The New American Century (Proyek bagi Abad Amerika Baru).
Sebuah artikel berjudul "Invading Iraq Not a New Idea for Bush Clique: 4 Years Before 9/11 Plan Was Set" (Penyerangan atas Irak Bukan Gagasan Baru bagi Kelompok Bush) yang ditulis William Bruch dan diterbitkan di the Philadelphia Daily News, memaparkan fakta berikut:
Namun kenyataannya, Rumsfeld, Wakil Presiden Dick Cheney, dan sekelompok kecil ideolog konservatif telah memulai wacana penyerangan Amerika atas Irak sejak 1997 – hampir empat tahun sebelum serangan 11 September dan tiga tahun sebelum Presiden Bush memegang pemerintahan.
Sekelompok pembuat kebijakan sayap kanan yang terdengar mengkhawatirkan, yang tidak begitu dikenal, yang disebut Proyek bagi Abad Amerika Baru, atau PNAC – yang berhubungan erat dengan Cheney, Rumsfeld, deputi tertinggi Rumsfeld, Paul Wolfowitz, dan saudara lelaki Bush, Jeb – bahkan mendesak presiden waktu itu, Clinton, untuk menyerbu Irak di bulan Januari 1998. (William Bunch, Philadelphia Daily News, 27 Jan. 2003)
Minyakkah yang Menjadi Tujuan Sebenarnya?
Mengapa para anggota PNAC sangat bersikukuh untuk menggulingkan Saddam? Artikel yang sama melanjutkan:
Meskipun minyak melatarbelakangi pernyataan kebijakan PNAC terhadap Irak, namun tampaknya ini bukanlah pendorong utama. [Ian] Lustick, [seorang profesor ilmu politik Universitas Pennsylvania dan ahli Timur Tengah,] yang juga pengecam kebijakan Bush, mengatakan bahwa minyak dipandang oleh para pendukung perang terutama sebagai cara untuk membayar operasi militer yang sangat mahal.
"Saya dari Texas, dan setiap orang perminyakan yang saya kenal menentang tindakan militer terhadap Irak," kata Schmitt dari PNAC. "Pasar minyak tidak perlu diganggu."
Lustick yakin bahwa dalang tersembunyi yang sangat berpengaruh kuat kemungkinan adalah Israel. Ia mengatakan para pendukung perang dalam pemerintahan Bush yakin bahwa parade pasukan di Irak akan memaksa Palestina menerima rancangan perdamaian yang menguntungkan Israel"(William Bunch, "Invading Iraq not a new idea for Bush clique" Philadelphia Daily News, 27 Jan. 2003)
Jadi, inilah dorongan utama di balik rencana untuk menyerang Irak: membantu strategi Israel di Timur Tengah.
Fakta ini juga ditengarai oleh sejumlah ahli Timur Tengah lainnya. Misalnya Cengiz Çandar, ahli Timur Tengah asal Turki, memaparkan kekuatan sesungguhnya di balik rencana penyerangan atas Irak sebagaimana berikut:
"Siapakah yang mengarahkan serangan atas Irak? Wakil Presiden Dick Cheney, Menteri Pertahanan Rumsfeld, Penasehat Keamanan Dalam Negeri Condoleeza Rice. Mereka inilah para pendukung "tingkat tinggi" terhadap penyerbuan tersebut. Akan tetapi, selebihnya dari gunung es tersebut sungguh lebih besar dan lebih menarik. Terdapat sejumlah "lobi."
Yang terdepan di barisan lobi ini adalah tim Jewish Institute for Security Affairs (Lembaga Yahudi untuk Masalah Keamanan) JINSA, yang merupakan kelompok kanan Israel pro-Likud yang dikenal memiliki hubungan dekat dengan industri-industri senjata AS" Mereka memiliki hubungan erat dengan "lobi persenjataan," Lockheed, Northrop, General Dynamics dan industri militer Israel" Prinsip mendasar JINSA adalah bahwa keamanan AS dan Israel adalah tak terpisahkan. Dengan kata lalin, keduanya adalah sama.
Tujuan JINSA tidak terbatas pada merobohkan rezim Saddam di Irak, tetapi juga mendukung penggulingan rezim Saudi Arabia, Syria, Mesir dan Iran dengan logika "perang total", yang diikuti dengan "penegakan" demokrasi. …Dengan kata lalin, sejumlah Yahudi Amerika yang seirama dengan kelompok-kelompok paling ekstrim di Israel sekarang terdiri atas orang-orang yang mendukung perang di Washington. (Cengiz Çandar, "Iraq and the 'Friends of Turkey' American Hawks", Yeni Safak, 3 September 2002.)
Proyek Israel "Penguasaan Dunia secara Diam-Diam"
Singkatnya, terdapat kalangan di Washington yang mendorong terjadinya perang yang awalnya dilancarkan terhadap Irak, dan setelah itu terhadap Saudi Arabia, Syria, Iran dan Mesir. Ciri mereka paling kentara adalah mereka berbaris di samping, dan bahkan sama dengan, "lobi Israel."
Tak menjadi soal betapa sering mereka berbicara tentang "kepentingan Amerika," orang-orang ini sebenarnya mendukung kepentingan Israel. Strategi melancarkan peperangan terhadap seluruh Timur Tengah sehingga menjadikan seluruh rakyat di kawasan tersebut bangkit melawan AS tak mungkin akan menguntungkan pihak AS. Penggunaan strategi seperti ini hanya mungkin dapat dilakukan jika AS tunduk pada Israel, melalui lobi Israel, yang luar biasa berpengaruhnya terhadap kebijakan luar negeri negara tersebut.
Dengan alasan ini, maka di belakang strategi yang mulai dijalankan pasca 11 September dan yang ditujukan untuk merubah peta seluruh dunia Islam, terdapat rencana rahasia Israel untuk "menguasai dunia." Sejak pendiriannya, Israel telah bercita-cita merubah peta Timur Tengah, menjadikannya mudah diatur sehingga tidak lagi menjadi ancaman baginya. Israel telah menggunakan pengaruhnya di AS untuk tujuan ini di tahun-tahun belakangan, dan memiliki andil besar dalam mengarahkan kebijakan Washington di Timur Tengah. Keadaan pasca 11 September memberi Israel kesempatan yang selama ini telah dicari-carinya. Para ideolog pro-Israel yang selama bertahun-tahun secara tidak benar telah menyatakan bahwa Islam sendirilah yang – dan bukan sejumlah kelompok radikal militan yang berbaju Islam – memunculkan ancaman terhadap Barat dan AS. Merekalah yang berusaha meyakinkan kebenaran gagasan keliru tentang "benturan antar peradaban," dan telah berupaya mempengaruhi AS agar memusuhi dunia Islam setelah peristiwa 11 September. Sudah sejak tahun 1995, Israel Shahak dari Universitas Hebrew, Jerusalem, menuliskan keinginan Perdana Menteri Rabin sebagai "gagasan perang melawan Islam yang dipimpin Israel." Nahum Barnea, penulis opini dari surat kabar Israel, Yediot Ahronot, menyatakan di tahun yang sama bahwa Israel tengah mengalami kemajuan "[untuk] menjadi pemimpin Barat dalam perang melawan musuh, yakni Islam." (Israel Shahak, "Downturn in Rabin's Popularity Has Several Causes", Washington Report on Middle East Affairs, Maret 1995.)
Semua yang telah terjadi di tahun-tahun berikutnya adalah bahwa Israel menjadikan niatannya semakin kentara. Iklim politik pasca 11 September memberikan peluang untuk mewujudkan niatan ini menjadi kenyataan. Dunia kini tengah menyaksikan tahap demi tahap menerapan kebijakan Israel dalam memecah-belah Irak, yang telah dirancang di Konggres Zionis Dunia pada tahun 1982.
Satu-Satunya Jalan Menuju Perdamaian Dunia: Persatuan Islam
Keadaan di atas dapat dirangkum sebagai berikut: Tujuan Israel adalah untuk menata ulang kawasan Timur Tengah menurut kepentingan strategisnya sendiri. Untuk mencapai hal ini, untuk menguasai Timur Tengah, wilayah paling mudah bergejolak di dunia, Israel memerlukan sebuah "kekuatan dunia." Kekuatan ini adalah Amerika Serikat; dan Israel, dengan kekuatan pengaruhnya terhadap AS, tengah berupaya menggadaikan kebijakan luar negeri AS terhadap Timur Tengah. Meskipun Israel adalah sebuah negara kecil berpenduduk 4,5 juta jiwa, rencana yang disusun Israel dan para pendukungnya di Barat mengendalikan keseluruhan dunia.
Apa yang perlu dilakukan menghadapi kenyataan ini?
1) Kegiatan melobi perlu dilakukan dalam rangka menandingi pengaruh lobi Israel di Amerika Serikat guna membangun dialog antara AS dan dunia Islam, dan untuk mengajaknya mencari cara damai dalam memecahkan permasalahan Irak dan permasalahan serupa lainnya. Banyak kalangan AS menginginkan negeri mereka mengambil kebijakan Timur Tengah yang lebih adil. Banyak negarawan, ahli strategi, wartawan dan cendekiawan telah mengungkapkan hal ini, dan gerakan "perdamaian antar peradaban" harus digulirkan dengan bekerjasama dengan kalangan tersebut.
2) Pendekatan yang mengajak pemerintah AS kepada pemecahan masalah secara damai haruslah dibawa ke tingkat pemerintahan dan masyarakat sipil.
Bersamaan dengan ini semua, jalan keluar paling mendasar terletak pada sebuah proyek yang dapat menyelesaikan seluruh permasalahan antara dunia Islam dan Barat, dan dapat mengatasi perpecahan, penderitaan dan kemiskinan di dunia Islam dan sama sekali merubahnya, dan ini adalah Persatuan Islam.
Perkembangan terakhir telah menunjukkan bahwa seluruh dunia, tidak hanya wilayah-wilayah Islam, memerlukan sebuah "Persatuan Islam." Persatuan ini haruslah mampu meredam unsur-unsur radikal di Dunia Islam, dan membangun hubungan baik antar negara-negara Islam dan Barat, khususnya Amerika Serikat. Persatuan ini juga hendaknya membantu menemukan jalan keluar bagi induk dari seluruh permasalahan yang ada: perseteruan Arab-Israel. Hanya dengan penarikan diri Israel hingga batas wilayahnya sebelum tahun 1967, dan pengakuan bangsa Arab atas keberadaannya, akan ada perdamaian sesungguhnya di Timur Tengah. Dan umat Yahudi dan Muslim – yang keduanya keturunan Nabi Ibrahim dan beriman pada satu Tuhan saja – dapat hidup berdampingan di Tanah Suci, sebagaimana yang telah mereka tunjukkan di abad-abad yang lalu. Dengan demikian, Israel takkan lagi memerlukan strategi untuk mengganggu keamanan atau memecah-belah negara-negara Arab. Dan Israel takkan menghadapi balasan atas pendudukannya dalam bentuk kekerasan dan ketakutan terus-menerus terhadap upaya penghancuran terhadapnya. Lalu, keduanya, anak-anak Israel dan Irak (juga Palestina) dapat tumbuh dalam lingkungan yang damai dan aman. Inilah wilayah Timur Tengah yang seharusnya didambakan dan berusaha diwujudkan oleh setiap orang yang bijak.

DUNIA ILMIAH BERPALING KEPADA TUHAN

DUNIA ILMIAH BERPALING KEPADA TUHAN
"Karena orang-orang sudah pasti terpengaruh oleh saya, saya ingin berusaha dan memperbaiki kerusakan besar yang mungkin telah saya lakukan." (Anthony Flew)
Surat-surat kabar saat ini mengulang perkataan Anthony Flew yang dipenuhi penyesalan ini. Di masanya, Anthony Flew adalah filsuf ateis terkenal. Sebagai seorang profesor filsafat asal Inggris yang kini berusia 81 tahun, Anthony Flew memilih menjadi ateis di usia 15 tahun, dan pertama kali memunculkan namanya sendiri di dunia akademis dengan sebuah karya yang terbit di tahun 1950. Selama 54 tahun kemudian, ia mendukung ateisme sebagai pengajar di universitas Oxford, universitas Aberdeen, universitas Keele dan universitas Reading, di banyak universitas di America dan Kanada yang ia kunjungi, dalam berbagai debat, di buku-buku, di ruang-ruang kuliah dan dalam tulisan-tulisannya. Namun baru-baru ini, Anthony Flew telah mengumumkan bahwa ia telah meninggalkan kekeliruan ini dan menerima bahwa alam semesta telah diciptakan.
Penyebab utama dari perubahan pandangan yang sangat mendasar ini adalah bukti jelas dan pasti yang diungkap ilmu pengetahuan tentang penciptaan. Setelah mengetahui kerumitan makhluk hidup yang didasarkan pada keberadaan informasi, Anthony Flew menyadari bahwa asal usul yang sesungguhnya dari kehidupan adalah rancangan cerdas (intelligent design) dan bahwa ateisme yang telah dianut dan dipertahankannya selama 66 tahun adalah filsafat yang telah terbantahkan.
Anthony Flew mengemukakan alasan-alasan ilmiah yang mendasari perubahan keyakinan ini dalam ungkapan berikut:
"Berdasarkan tingkat kerumitan yang hampir tak dapat dipercaya dari penataan yang dibutuhkan untuk memunculkan [kehidupan], penelitian para pakar biologi terhadap DNA telah menunjukkan bahwa suatu kecerdasan pastilah telah ikut campur tangan." (1)
"Sudah terlampau sulit bahkan untuk memulai berpikir tentang membangun sebuah teori alamiah tentang evolusi makhluk hidup pertama yang dapat berkembang biak." (2)
"Saya telah menjadi yakin bahwa sungguh mustahil makhluk hidup pertama berevolusi dari benda mati dan kemudian berkembang menjadi makhluk yang luar biasa rumitnya. " (3)
Penelitian DNA yang dikutip Anthony Flew sebagai alasan mendasar perubahan pandangannya telah benar-benar mengungkap fakta-fakta mengejutkan tentang penciptaan. Bentuk heliks (rantai ganda terpilin) dari molekul DNA , kode genetik yang ada padanya, susunan nukleotida yang menggugurkan teori kebetulan, kemampuan menyimpan sejumlah besar informasi, dan banyak penemuan mengejutkan lainnya telah mengungkapkan bahwa struktur dan fungsi-fungsi molekul ini dirancang bagi kehidupan dengan rancangan khusus. Ulasan para ilmuwan yang menggeluti penelitian DNA menjadi saksi atas fakta ini.
Contohnya adalah Francis Crick, salah seorang ilmuwan yang mengungkap bentuk heliks DNA. Dihadapkan pada penemuan tentang DNA, Francis Crick mengakui bahwa asal usul kehidupan mengisyaratkan sebuah keajaiban:
Seorang yang jujur, yang memiliki seluruh pengetahuan yang kini tersedia di hadapan kita, hanya dapat menyatakan bahwa dalam beberapa hal, asal usul kehidupan saat ini tampak hampir menyerupai sebuah keajaiban, sungguh banyak kondisi yang harus dipenuhi agar hal tersebut dapat terjadi. (4)
Berdasarkan perhitungannya, Led Adleman dari Universitas Southern California di Los Angeles mengatakan bahwa satu gram DNA dapat menampung informasi sebanyak satu triliun CD. (5) Gene Myers, seorang ilmuwan yang dipekerjakan pada Human Genome Project (Proyek Genom Manusia), mengatakan hal berikut ini ketika berhadapan dengan penataan menakjubkan DNA yang ia saksikan:
"Apa yang sungguh mengejutkan saya adalah arsitektur kehidupan... Sistemnya begitu teramat rumit. Sepertinya hal itu telah dirancang...Ada kecerdasan mahahebat di sana." (6)
Fakta paling mengejutkan tentang DNA adalah bahwa keberadaan informasi genetik yang terkodekan (berupa sandi) sudah pasti tidak dapat dijelaskan dalam istilah materi dan energi atau hukum-hukum alamiah. Dr. Werner Gitt, profesor di Institut Fisika dan Teknologi Federal Jerman (the German Federal Institute of Physics and Technology), mengatakan berikut ini seputar masalah tersebut:
Sebuah sistem pengkodean (sistem sandi) selalu merupakan hasil dari suatu proses mental... Perlu ditegaskan bahwa materi saja tidak mampu memunculkan kode apa pun. Seluruh pengalaman menunjukkan bahwa dibutuhkan sebuah wujud yang mampu berpikir yang dengan kehendaknya sendiri menggunakan kemauan bebasnya, kemampuan memperoleh pengetahuan, dan kemampuan berkaryanya… Belum pernah ada hukum alamiah yang dengannya materi dapat memunculkan informasi, belum pernah ada pula proses fisika atau fenomena materi yang dapat melakukan hal ini. (7)
Para ilmuwan dan filsuf pendukung penciptaan berperan besar dalam penerimaan perancangan cerdas (intelligent design) oleh Anthony Flew, yang didukung oleh semua penemuan ini. Sebelumnya, Anthony Flew turut serta dalam sejumlah debat dengan para ilmuwan dan filsuf yang mendukung penciptaan, dan saling bertukar pikiran dengan mereka. Titik balik dalam proses tersebut adalah sebuah diskusi yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian Metasaintifik (the Institute for Metascientific Research) di Texas pada bulan Mei 2003. Anthony Flew ikut serta bersama dengan pengarang Roy Abraham Varghese, pakar fisika dan biologi molekuler asal Israel Gerald Schroeder, dan filsuf Katolik Roma John Haldane. Anthony Flew terkesan oleh kuatnya bukti ilmiah yang mendukung penciptaan dan karakter meyakinkan dari argumen-argumen penentangnya, dan menanggalkan ateisme sebagai keyakinan setelah diskusi itu. Dalam surat yang ia tulis kepada majalah Inggris, Philosophy Now edisi Agustus-September 2003, ia memuji buku Schroeder "The Hidden Face of God: Science Reveals the Ultimate Truth" (Wajah Tersembunyi Tuhan: Ilmu Pengetahuan Menyingkap Kebenaran Hakiki) dan buku Varghese "The Wonderful World" (Dunia Yang Menakjubkan). (8) Selama wawancara dengan profesor filsafat dan teologi Gary R. Habermas, yang juga berperan besar dalam merubah pandangannya (9), dan dalam video "Has Science Discovered God?" (Sudahkah Ilmu Pengetahuan Menemukan Tuhan?), ia secara terbuka menyatakan bahwa ia percaya pada perancangan cerdas (intelligent design).
"Kecerdasan Meliputi Alam Semesta"dan Keruntuhan Ateisme
Di hadapan seluruh perkembangan ilmiah sebagaimana dipaparkan di atas, pengakuan adanya perancangan cerdas (intelligent design) oleh Anthony Flew, yang terkenal sebagai pembela ateisme selama bertahun-tahun, mencerminkan sebuah pemandangan terakhir dalam proses keruntuhan yang dialami ateisme. Ilmu pengetahuan modern telah menyingkap keberadaan suatu "kecerdasan yang meliputi alam semesta", yang dengannya menyingkirkan ateisme.
Dalam bukunya "The Hidden Face of God" (Wajah Tersembunyi Tuhan), Gerald Schroeder, salah seorang ilmuwan pendukung penciptaan yang berpengaruh dalam merubah keyakinan  Anthony Flew, menulis:
"Sebuah kesadaran, kearifan universal, meliputi alam semesta. Penemuan-penemuan ilmu pengetahuan, khususnya yang meneliti sifat quantum dari materi penyusun atom, telah menggiring kita mendekati pemahaman yang mengejutkan: seluruh keberadaan adalah perwujudan dari kearifan ini. Di laboratorium-laboratorium, kita mendapatinya sebagai informasi yang pertama-tama secara fisik mewujud sebagai energi dan kemudian terpadatkan hingga menjadi bentuk materi. Setiap partikel, setiap wujud, dari atom hingga manusia, terlihat mewakili satu tingkatan dari informasi, dari kearifan." (10)
Penelitian ilmiah terhadap cara kerja sel dan partikel-partikel penyusun atom materi telah mengungkap fakta ini tanpa dapat dibantah: Kehidupan dan alam semesta dimunculkan menjadi ada dari ketiadaan oleh kehendak dari suatu wujud yang memiliki kecerdasan dan kearifan yang mahatinggi. Tidak ada keraguan bahwa pemilik pengetahuan dan kecerdasan yang meliputi alam semesta di seluruh tingkatannya adalah Allah Yang Mahakuasa. Allah menyatakan kebenaran ini dalam Al Qur'an:
Dan kepunyaan Allah-lah Timur dan Barat, maka ke mana pun kamu menghadap di situlah wajah Allah. Sesungguhnya Allah Mahaluas (rahmat-Nya) lagi Maha Mengetahui." (Al Qur'an, 2:115)



1- i Richard N. Ostling, "Lifelong atheist changes mind about divine creator," The Washington Times 10 December 2004; http://washingtontimes.com/national/20041209-113212-2782r.htm
2- Antony Flew, "Letter from Antony Flew on Darwinism and Theology," Philosophy Now; http://www.philosophynow.org/issue47/47flew.htm
3- Stuart Wavell and Will Iredale, "Sorry, says atheist-in-chief, I do believe in God after all," The Sunday Times, 12 December 2004; http://www.timesonline.co.uk/article/0,,2087-1400368,00.html
4- Francis Crick, Life Itself: Its Origin and Nature, New York: Simon & Schuster, 1981, hlm. 88
5- John Whitfield, "Physicists plunder life's tool chest", 24 April 2003; http://www.nature.com/nsu/030421/030421-6.html
6- San Francisco Chronicle, 19 February, 2001
7- Werner Gitt, In the Beginning Was Information, CLV, Bielenfeld, Germany, hlm. 64-7, 79
8- Antony Flew, "Letter from Antony Flew on Darwinism and Theology," Philosophy Now; http://www.philosophynow.org/issue47/47flew.htm
9- "Atheist Becomes Theist: Exclusive Interview with Former Atheist Antony Flew;" http://www.biola.edu/antonyflew/index.cfm
10- Gerald Schroeder, The Hidden Face of God, Touchstone, New York, 2001, hlm. xi

YAHUDI MENGGENGGAM DUNIA

YAHUDI MENGGENGGAM DUNIA


Permusuhan oleh Yahudi dan Nasrani

Jangan lengah hanya karena kemanisan mulut mereka!

"Dan tidak akan rela orang-orang Yahudi dan Nasrani kepada kamu sehingga kamu mengikuti agama mereka." (QS al-Baqarah: 120)

Kita tak perlu ragu menyatakan bahwa dua di antara musuh Islam adalah Yahudi dan Nasrani. Mereka selamanya tidak akan pernah rela ummat Islam teguh dalam menjalankan syari'at agamanya. Mereka senantiasa gelisah dan tidak mau tinggal diam manakala Islam terus berkembang menjadi suatu norma kehidupan.

entang permusuhan kaum Yahudi terhadap kaum muslimin, al-Qur'an telah mengungkapkannya dalam 362 ayat yang tersebar dalam 29 surat. Sedangkan permusuhan kaum Nasrani kepada ummat Islam dijelaskan al-Qur'an dalam 14 surat yang terdiri dari 132 ayat. Pertanyaan besar timbul dari padanya, kenapa al-Qur'an sangat getol menginformasikan permusuhan dua golongan besar ini? Seberapa jauh bahayanya? Bagaimana pula cara kerjanya?

Permusuhan kaum Yahudi menorehkan sejarah yang sangat panjang. Permusuhan itu dimulai sejak awal risalah Islam, yaitu ketika Rasulullah menyemaikan bibit Islam kepada penduduk Madinah. Pada awalnya seluruh penduduk Madinah terikat dalam suatu perjanjian untuk hidup berdampingan yang saling menghormati dan melindungi. Akan tetapi karena sifat dengki dan iri mereka, maka permusuhan akhirnya tersulut. Orang-orang Yahudi mengkhianati Rasulullah dengan cara bersekongkol dengan kaum musyrikin Makkah untuk menyerang kaum muslimin. Orang-orang Yahudi akan menyerang dari dalam, sementara kaum musyrik akan menyerang dari luar.

Konspirasi Yahudi dengan kaum musyrikin Makkah ini digambarkan al-Qur'an sebagai berikut:

"Tatkala (musuh) itu menyerang kamu dari arah atas dan bawah, dan tatkala matamu telah berkunang-kunang terhadap musuhmu itu, dan jantungmu telah naik ke kerongkongan (karena cemas)." (QS al-Ahzaab: 10)

Perang Khandaq, walaupun tidak sampai terjadi, tapi peristiwanya sangat menggemparkan. Kala itu pasukan musuh berjumlah 10.000 tentara dengan persenjataan yang lengkap. Mereka terdiri dari pasukan kafir Quraisy dan tentara Yahudi. Ummat yang masih dalam tahap konsolidasi untuk menyatukan kekuatan ke dalam, ternyata sudah harus berhadapan dengan konspirasi jahat ini.

Allah swt tidak tinggal diam. Allah mengulurkan tangan-Nya dengan mengirimkan pasukan yang tidak terlihat oleh mata. Allah berfirman:
"Hai orang-orang yang beriman, ingatlah akan nikmat Allah atas kamu, ketika balatentara datang hendak menyerangmu, lalu Kami kirimkan kepada mereka angin topan dan balatentara yang tidak kelihatan olehmu. Adalah Allah Maha melihat apa-apa yang kamu kerjakan." (QS al-Ahzaab: 9)

Pengkhianatan ini sangat menyakitkan. Bagaimana tidak, padahal mereka terikat untuk saling melindungi. Seharusnya mereka bersama kaum muslimin mempertahankan negara dari segala rongrongan pihak-pihak luar. Tetapi nyatanya mereka justru menikam dari dalam, membunuh kawan seiring. Oleh karenanya kaum muslimin mengambil tindakan tegas, yaitu menumpas mereka habis-habisan. Benteng terakhir kaum Yahudi di Khaibar dibumihanguskan. Merekapun diusir dari tanah Arab.

Permusuhan Yahudi kepada kaum muslimin tidak berhenti di situ. Mereka terus mengibarkan api permusuhan dengan menyusup ke barisan Islam untuk memporak-porandakan persatuan. Dalam sejarah kita kenal nama Abdullah bin Ubay, Musailamah al-Kadzdzab, dan beberapa tokoh lainnya yang berhasil masuk ke dalam barisan Islam dengan maksud untuk menghancurkan kekuatan Islam.

Suhu politik yang memanas sepeninggal Rasulullah dimanfaatkan betul oleh mereka. Maka terjadilah berbagai tragedi berdarah antara kaum muslimin sendiri. Gelombang kemurtadan di awal-awal kekhalifahan Abu Bakar adalah salah satu rekayasa mereka. Demikian juga pembunuhan tiga khalifah sesudahnya.

Atas kelicikannya pula akhirnya kaum muslimin terpecah dalam berbagai aliran pemikiran, yang dipicu dari aliran politik. Jadilah kini ummat Islam dalam bagian-bagian yang perlu kerja keras untuk dipertemukan.

Lahirnya hadits-hadits palsu di kalangan kaum muslimin adalah salah satu karya besar mereka. Mereka tahu bahwa rahasia kekuatan kaum muslimin itu terletak pada kepatuhannya kepada pedoman hidupnya, yaitu al-Qur'an dan Sunnah. Mereka sadar betul bahwa untuk mengubah al-Qur'an itu suatu kemustahilan, sebab Allah sendiri yang menjamin kemurniannya. Untuk itu mereka beralih untuk menggubah hadits-hadits Nabi, melalui rekayasa yang canggih. Lalu tersebarlah ribuan hadits palsu hingga kini.

Gerakan bawah tanah dilakukan oleh orang-orang Yahudi sejak terusir dari tanah Arab. Intervensi mereka ke dunia akademik, khususnya filsafat, demikian juga ke dunia politik sangat terasa pada awal-awal perjalanan Islam. Mereka bahkan mampu menyusup masuk hingga ke jantung kaum muslimin.

Permusuhan demi permusuhan yang terjadi antara tokoh-tokoh Islam di awal pergerakan Islam adalah ulah tangan mereka. Yang menghasud rakyat untuk mengkudeta Khalifah Utsman bin Affan adalah Yahudi. Demikian juga yang memanas-manasi agar kaum muslimin menuntut balas atas kematian Ustman. Akhirnya Utsman tewas, demikian juga Ali.

Dalam proses perkembangannya, penyusupan orang-orang Yahudi ini semakin canggih, hingga pada saatnya negara-negara besar juga berada dalam kendalinya. Yang paling mencolok adalah Amerika dan Inggris, yang kini sedang berupaya mengalihkan perhatian dunia atas Israel dengan mengintimidasi Iraq. Secara ekonomi, kaum Yahudi di kedua adidaya itu sangat mampu, yang kemudian mereka bisa mengendalikan sektor politik.

Setelah semua jaringan itu dirasa kuat, maka sejak itu mereka secara terbuka menyampaikan secara terang-terangan hendak membuat negara sendiri yang berdaulat dengan membawa bendera Yahudi. Negara uyng dipilih adalah Palestuna, yang diklaim sebagai tanah leluhur mereka.

Pada tahun 1882, beberapa tokoh Yahudi mengumumkan gagasannya untuk menjadikan Palestina sebagai negara Yahudi dan mengusir ummat Islam dari sana. Ummat Islam harus dipindahkan ke negara-negara tetangga yang masih laus. Gagasan yang berani ini kemudian direkomendasi oleh kongres Yahudi pertama, tahun 1897. Disebutkan di sana bahwa negara Palestina cukup menampung 15 juta bangsa Yahudi yang terserak di mana-mana.

Kenapa mereka berani terus-terang menyampaikan gagasan ini? Karena memang negara-negara besar sudah berada dalam dominasinya. Selain Amerika dan Inggris, ada juga Prancis sudah bisa dikatakan "oke" terhadap semua gagasan Yahudi. Tokoh Yahudi memang menampati posisi-posisi strategis di negara-negara tersebut, yang dimulai dari media massanya. Orang-orang Yahudi menggunakan tangan Inggris untuk mewujudkan niatnya. Pertama-tama bangsa Arab dibujuk agar mau memerangi pemerintahan Turki Utsmani dengan janji akan dimerdekakan.

Setelah tentara Utsmaniyah diusir oleh bangsa Arab sendiri, maka Inggris mulai ingkar janji. Inggris tetap menguasai Palestina dengan cara menjadikannya sebagai pangkalan militer. Alasannya demi untuk melindungi terusan Suez. Dalam waktu yang sama imigrasi Yahudi ke Palestina terus membanjir, mencapai ratusan ribu orang.

Diam-diam Inggris sudah meneken perjanjian dengan Yahudi, yang kemudian dikenal dengan nama deklarasi Balfour. Isinya jelas, yaitu menjanjikan bangsa Yahudi untuk mendirikan negara merdeka di wilayah Palestina.

Konspirasi Inggris dan Yahudi ini betul-betul tidak masuk akal. Dengan cara yang licik dan kejam, bangsa Palestina diusir dari negerinya untuk digantikan orang-orang Yahudi. Pendatang itu kemudian mendirikan negara Israel, yang langsung mendapat pengakuan resmi dari beberapa negara pendukungnya.
Apakah mereka puas setelah berhasil mendirikan negara merdeka? Belum. Mereka akan terus berusaha memperluas wilayahnya. Tentu saja hal ini harus berhadapan dengan kaum muslimin. Dengan sokongan Amerika, Inggris dan negara-negara Barat lainnya, mereka terus membuat kekacauan agar ummat Islam tidak kerasan tinggal di negerinya sendiri. Di balik itu semua, mereka sedang membuat rencana membebaskan negara-negara Arab dari kaum muslimin.

Menurut rencana mereka, seluruh daratan Arab adalah wilayah untuk Yahudi, termasuk Arab Saudi, yang di dalamnya ada Makkah dan Madinah.

Yahudi adalah musuh yang tidak pernah berhenti memerangi kaum muslimin, di mana dan kapan saja. Mereka terus menjalin kerjasama dengan semua pihak untuk memusuhi Islam dengan segara cara. Seberapa besar permusuhan mereka terhadap ummat Islam? Allah menjawab dalam firman-Nya:

"Kamu akan menjumpai manusia yang paling keras permusuhannya kepada orang-orang yang beriman (muslim) ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik." (QS. Al-Ma-idah: 82)

Permusuhan mereka kepada kaum muslimin semata-mata didorong oleh kesombongan dan kecongkakannya. Mereka merasa sebagai bangsa yang dipilih oleh Allah sebagai kekasihnya. Manusia atau bangsa lain itu tidak lebih dari sekadar budak-budak yang harus melayani kemauan dan keinginannya. Mereka merasa sebagai makhluk super. Itulah sebabnya al-Qur'an menantang mereka:

"Katakanlah, 'Hai orang-orang Yahudi, jika kamu mendakwahkan bahwa sesungguhnya kamu sajalah kekasih Allah, bukan manusia-manusia yang lain, maka cobalah kamu minta lekas-lekas mati, jika kamu adalah orang-orang yang benar." (QS al-Jumu'ah: 6)

Selain Yahudi, perseteruan orang-orang Nasrani juga tak kelah hebatnya. Ingatkah kita dengan perang Salib? Perang itu hingga kini belum dinyatakan selesai oleh kedua belah pihak. Padahal perang itu telah berlangsung berabad-abad dengan korban jutaan orang.

Konfrontasi pertama tentara Nasrani dengan kaum muslimin terjadi pada masa Khalifah Umar bin Khaththab, yaitu perang Yarmuk --nama sebuah anak sungai Yordan, tempat berkecamuknya pertikaian-- pada tanggal 20 Agustus 636. Tentara Romawi-Kristen di bawah pimpinan raja Heraklius ini dikalahkan secera telak oleh pasukan Islam, walaupun jumlah pasukan dan peralatan perangnya jauh dari seimbang.

Kontak fisik kedua terjadi pada tahun 1099, ketika 40.000 tentara Kristen menyerbu Yerusalem yang dijaga 1000 tentara Islam. Saat itu Yerussalem jatuh ke tangan orang-orang Kristen. Dengan kebengisan dan kekejamannya mereka membunuh secara membabi-buta. Tak peduli laki atau perempuan, muda atau tua, semua menjadi korban kebiadaban. Tumpukan mayat bisa ditemui di mana-mana. Kaki, tangan, penggalan kepala berserakan di jalan-jalan. Di atas puing-puing syuhada' kita, mereka mendirikan negara Kristen Latin di Syiria, Palestina, dan sekitarnya.

Adalah Shalahuddin al-Ayyubi, pahlawan Islam yang berhasil merebut kembali tanah Palestina, pada tanggal 2 Oktober 1187. Kejatuhan ini menggoncangkan daratan Eropa yang menjadi basis kekuatan Kristen. Itulah sebabnya mereka bersatu-padu memerangi ummat Islam dengan mengerahkan segala kekuatannya. Perang Salib kembali pecah. Tentara Kristen di bawah pimpinan Richard Lion Heart memenangkan peperangan. Atas perintahnya, 72.000 tentara Islam yang menjadi tawanan perang dibunuh secara massal.

Kemenangan mereka tidak bertahan lama, sebab segera disusul dengan balasan kaum muslimin. Pasukan Al-Malikuz-Zahir menghalau mereka dari Timur Tengah. Sejak saat itu kaum Kristen menjauh dari wilayah itu untuk selamanya. Kekejaman tentara Salib nampaknya mengilhami tentara Spanyol dalam hal memusuhi ummat Islam. Pada tahun 1499 Kardinal Himenes de Cisneros memulia gerakan pemurtadan. Orang-orang Islam dipaksa untuk mengganti agamanya. Usaha ini dimulai dengan menyingkirkan semua buku berbahasa Arab yang menguraikan tentang agama Islam dengan cara membakarnya habis.

Pada saat yang sama dibentuk Mahkamah Pengadilan Katolik untuk mengadili ummat Islam yang masih tinggal di negeri itu. Belum puas dengan cara ini, maka pada tahun 1504 raja mengeluarkan perintah resmi agar semua kaum muslimin berpindah agama.

Di bawah raja Philip II, pada tahun 1556 dikeluarkan perintah agar bahasa, agama, adat-istiadat, dan cara hidup Islam dibuang jauh-jauh. Perintah ini kemudian ditegaskan lagi oleh raja Philip III, 1609 dengan tindakan nyata, yaitu mengusir seluruh kaum muslimin dari Spanyol. Dalam jangka waktu 25 tahun sejak tentara Kristen menguasai Granada, tidak kurang dari 3 juta ummat Islam dibantai secara massal. Tidak saja orangnya yang dibakar, tapi semua peninggalan sejarah dan peradaban Islam juga dibumihanguskan. Hanya satu yang tersisa, yaitu masjid Cordova.

x PROLOG


Yahudi adalah satu bangsa dari 12 bangsa bani Israil. Dulu mereka mendapat banyak pertolongan Allah, bahkan mereka dimuliakan oleh Allah (QS. 45:16). Tetapi sekarang mereka menjadi umat yang dimurkai Allah karena perbuatan mereka sendiri. Mereka ingkar kepada Allah dan sangat mengagungkan kehidupan dunia. Secara garis besar orang Yahudi dibagi 2 :
1.     Orang Yahudi yang bodoh (akidahnya), buta thd agamanya, taklid thd rahibnya dan nenek moyang mereka.
2.     Orang Yahudi yang memperalat kebodohan orang golongan pertama, dengan memutarbalikan fakta atau membuat ayat-ayat tentang Taurat untuk orang-orang bodoh atau menyelewengkan maknanya.

SIFAT-SIFAT YAHUDI
1.     Buta Huruf Agama
Disini diartikan bahwa orang-orang Yahudi itu buta akan kitabnya, tidak mengerti isinya, atau bahkan tidak dapat membacanya. Kebodohan ini disebabkan karena ketidakmautahuan mereka, karena sudah merasa benar. Mereka tidak tahu diri, sudah bodoh, tidak tahu, bahkan tidak mau tahu pula.

2.     Taklid terhadaap Pemimpinnya
Mereka selalu mematuhi pemimpin mereka tanpa tahu dasarnya. Di sisi lain, pemimpin-pemimpin mereka berusaha membuat orang-orang yang taklid tersebut sesat dengan sesat yang sebenar-benarnya, jadi “simbiosis parasitisma” ini melahirkan sebuah tim yang sesat yang pasti dimurkai Allah.

3.     Merasa Diri Paling Benar
Orang Yahudi merasa merekalah yang paling benar, sedang yang lain salah, merasa diri merekalah yang bakal masuk syurga, sedangkan lain Yahudi tidak (QS. 2:80). Mereka merasa benar dengan pemahaman mereka sendiri.
Coba kita pikir, bagaimana mereka merasa benar dan bakal masuk surga, sedangkan kitab saja mereka tidak tahu ??

4.     Cinta Dunia dan Takut Mati
Umat yang jumlahnya sedikit tetapi sangat mengausai dunia ini, sangat cinta dunia. Mereka menggunakan segala cara untuk mendapatkan keni’matan di dunia. Setelah mendapatkan keni’matan, mereka takut mati, takut meninggalkan semua kesenangan ini, mereka ingin hidup 1000 tahun lagi. Padahal kalau mereka merasa benar-benar yakin dapat masuk surga, kenapa mereka tidak minta mati saja ?! (QS. 2:95-96)

x SEBAB-SEBAB YAHUDI MEMUSUHI ISLAM

Yahudi bagi Islam adalah musuh terbesar, begitu pula sebaliknya. Masalah sekarang yang timbul adalah “ mengapa yahudi membenci Islam, bahkan memeranginya ?"

1.     Sejak sebelum jaman Nabi Muhammad SAW, orang-orang Yahudi sudah merasa yakin akan kedatangan Nabi terkahir. Ketika saatnya tiba, ternyata Nabi tersebut bukan dari suku Bani Israil, tetapi dari Bani Hasyim, maka mereka mengingkarinyaa dan membencinya, dan lalu benci kepada Islamnya.
2.     Dahulu, gelar umat terbaik dimiliki Yahudi, tetapi setelah banyak keingkaran Yahudi kepada Allah, gelar tersebut dicabut dan diberikan kepada umat Islam, jadilah Yahudi benci Islam.
Masalah kedua dalam bagian ini adalah mengapa pula Islam memusuhi Yahudi :
1.     Yahudi sendiri sangat membenci Islam dan berusaha menghancurkan Islam dengan segala cara. Maka wajar bila Islam membneci Yahudi.
2.     Sifat-sifat Yahudi yang buruk, dan bahkan bangga dengan keburukannya.
3.     Sikap Yahudi yang membuat kerusakan di muka bumi.

û MAKAR-MAKAR YAHUDI

Sebenarnya Yahudi sudah menjalankan makar-makarnya sejak dulu, hanya saja masih bersifat klasik dan perorangan, tetapi sejak abad 16 Masehi, mereka mulai mempergunakan cara-cara modern dan praktek ilmiah yang terkoordinasi dengan baik.

I.Sarana yang Dipakai
1.     Westernisasi (menyebarkan pola hidup barat, serta berusaha menjadikan barat sebagai kiblat).
2.     Sekularisasi (membuang agama jauh-jauh, menumbuhkan cara hidup yang sekuler).
3.     Kristenisasi (mengeluarkan umat Islam dari agamanya dan dikristenkan)
4.     Orientalisasi.

II.Cara
1.     Menjauhkan umat Islam dari diennya.
2.     Mengeluarkan umat Islam dari diennya.
3.     Memerangi Islam secara fisik.

I.                  Program 5S dan 3F
1.     5S
a.     Sex
-         Menyebarluaskan free sex, terutama untuk pemuda-pemuda Islam. Buktinya pacaran di depan umum pun tidak tabu lagi.
-         Menyebarluaskan pergaulan bebas lawan jenis dan sesama jenis.
-         Dan lain-lain
b.    Song
-         Memasarkan lagu-lagu barat yang sekuler, bahkan lagu-lagu domestik.
-         Menyebarkan lagu-lagu Islam yang tidak menambah keimanan, memolesnya menjadi seperti lagu gereja.
c.      Show (TV atau film)
-         Menampilkan film-film dengan adegan yang vulgar.
-         Menampilkan film-film yang mendiskreditkan Islam.
-         Acara-acara yang dapat membuat sekuler.
-         Jam tayang yang diletakkan pada waktu shalat.
d.     Science
-         Membuat pola pikir Yahudi.
-         Mempopulerkan ilmuwan Yahudi
-         Memutarbalikkan fakta tentang ilmu-ilmu yang ada saat ini.
e.      Story
-         Memutarbalikan fakta.
-         Menenggelamkan tokoh-tokoh sejarah Islam.
2.     3F
a.     Fun
-         Menyebarkan paham life for fun
b.    Food
-         Membuat makanan-makanan yang syubhat.
c.      Fashion
-         back to nature : menggunakan kulit dan bagian binatang sebagai bahan pakaian.
-         Mengaburkan kewajiban Muslimah untuk memakai jilbab, bahkan mengumbar aurat.

+ ANTISIPASI MUSLIM


I.                   Terhadap Sifat-sifat yahudi
1.     Buta Huruf
Bisa jadi banyak orang Islam yang seperti ini, oleh karena itu jangan mau menuruti sifat Yahudi. Tuntutlah ilmu tak jemu-jemu dan usahakan berantas buta huruf Al-Qur’an.

2.     Taklid terhadap pemimpin
Tanpa tahu dasar, kita mengikuti mengikuti kata-kata orang lain (pemimpin). Kita sebagai orang Islam tidak boleh taklid terhadap orang, boleh taklid itu terhadap pemahaman yang benar.
            
3.     Merasa Diri Paling Benar
Ini penyakiit yang sangat berbahaya, sadar atau tidak, mungkin kita pernah melakukannya. Kita tidak mau menerima pendapat orang lain, “ salah benar itulah pendapat saya”, ini slogan yang sangat tidak masuk akal. Kalau sudah salah usahakanlah untuk membenarkannya.

4.     Cinta dunia dan takut mati
Sangatlah rugi jika waktu kita dipergunakan untuk mencari kesenangan dunia. Ini akan menyebabkan kita takut mati, padahal umur panjang tidak akan menunda kita dari azab,
dan lagi belum tentu umur panjang itu akan membuat kita lebih sholeh.

5.     Menuruti adat nenek moyang
Lihat upacara kematian suku Toraja atau pemberian sesajen kepada ratu laut kidul. Ini merupakan contoh umat Islam yang taat nenek moyang walaupun itu sesat.
         
6.     Rasialis
Islam tidak dibatasi oleh ruang yang sempit, sebab Islam mendunia, tidak pandang bulu, warna kulit, suku, dsb.Maka jangan sampai diantara kita masih ada yang suka pilih-pilih teman, sbg sesama muslim kita semua bersaudara.

II.                Terhadap Makar Yahudi
1.     Back to Islam
Semuanya dikembalikan kepada Islam, yang dititikberatkan disini adalah aqidah, karena kalau aqidah kita kuat, orang Yahudi tidak akan mampu memusnahkan kita dengan cara apapun, ini berarti kita harus :

A.  Belajar Islam dengan benar, kembalikan Islam kepada fitrahnya. Benar disini artinya luas, baik benar objek yang dipelajarinya, maupun benar dari cara belajarnya.
B. Bangga akan keIslaman kita, tidak malu-malu untuk menunjukkan keIslaman kita pada orang lain. Bangga disini adalah bangga yang terkendali, bukan bangga akan amalan yang telah dilakukan dan menunjukkan pada orang lain.
C.Perangi hawa nafsu.

2.     Back To Al-Quran dan As-Sunnah
Dengan kembali pada Al-Quran dan As-Sunnah kita dapat membentengi diri kita dari makar-makar kaum Yahudi. Kita dapat menjalani kehidupan sesuai tuntunan Al-Quran dan As Sunnah. Dan   kita  pun  harus  menyakini bahwa Al Quran dapat  menjadi solusi atas segala permasalahan.
    
          Maka kita sebagai seorang muslim harus buka mata dan buka telinga kita sama usaha-usaha kaum Yahudi buat menghancurkan umat Islam. Nggak rela khan ??? Dan mulai untuk perlahan-lahan meninggalkan kebiasaan-kebiasaan kita yang banyak membuang waktu, ex : nonton TV berjam-jam, main PS, maen game, dll deh. Mari kita isi sisa usia kita dengan hal-hal yang bermanfaat agar Islam kembali jaya…Otreh!!

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Web Hosting